Senin, 15 Januari 2018

Jenis Kabel Data

Kita sudah cukup akrab dengan istilah USB, HDMI, VGA, Mini USB atau MHL dan lain sebagainya. Namun ternyata banyak kita yang belum tahu arti, jenis dan kegunaan dari istilah tersebut.

USB 

USB adalah singkatan dari Universal Serial Bus. Pada mulanya, kabel USB dibuat sebagai alat koneksi antar perangkat, seperti printer, keyboard, mouse, scanner, kamera digital, media player portabel, disk drive dan lain-lain, dengan perangkat komputer. Namun pada perkembangannya kabel USB digunakan juga pada perangkat seperti PDA, smartphone, sebagai charger, video game hingga ke televisi

Kabel USB dikelompokkan kedalam 2 kategori yaitu berdasar versi dan type.

Versi USB

Berdasarkan versinya USB mengacu pada kecepatan dan fungsi kabel. USB yang pertama dikenal dengan versi 1.1 (dirilis Tahun 1998), kecepatan maksimal 12Mbps. Versi ini sudah tidak digunakan.



Pada April 2000, USB versi 2.0 di perkenalkan dengan memiliki kecepatan maximum hingga 480Mbps pada Hi-Speed mode, atau 12Mbps pada Full-Speed mode. Supply tegangan maximum (max power out put) 2.5V, 1.8A dan tetap berfungsi baik jika dihubungkan dengan versi sebelumnya (backward-compatible with USB 1.1). 


Dirilis sekitar November 2008, USB 3.0 memiliki kecepatan puncak 5Gbps pada SuperSpeed mode. Dan umumnya konektor dan soket USB 3.0 berwarna biru, sebagai tanda untuk menandakan bahwa konektor atau soket tersebut adalah USB versi 3, lihat pada gambar.





USB 3.0 dinamakan juga dengan SuperSpeed USB. Memiliki logo dengan tulisan SUPERSPEED dan simbol agak berbeda dengan versi sebelumnya, berupa tambahan huruf S ganda di pangkal trisula. Supply tegangan maximum (max power out put) USB 3.0 ini adalah 5V, 1.8A of power dan kompatibel dengan USB versi 2.0.



USB 3.1 dirilis 26 Juli 2013 memiliki kecepatan dua kali lipat dari USB 3.0 yaitu 10Gbps. Disebut juga dengan istilah USB SuperSpeed+ atau SuperSpeed USB 10 Gbps yang menyamai kecepatan standar Thunderbolt (standar Apple) original. Juga kompatibel dengan USB 3.0 dan 2.0. USB 3.1 memiliki tiga profil penghantaran tegangan (Power Delivery) menurut USB Power Delivery Specification, dan memungkinkan perangkat yang lebih besar untuk menyedot tegangan dari penyedia tegangan (host) hingga:

  • 2A pada tegangan 5V (untuk konsumsi tegangan maksimal 10W)
  • 5A pada tegangan 12V (60W)
  • 5A pada tegangan 20V (100W).
Desain logo sama dengan versi 3.0 dengan tambahan  huruf “+” disebelah tulisan SUpERSPEED dan tulisan 10Gbps dibagian bawah. Kabel USB versi 3.1 ini belum dipakai luas dan diharapkan sudah tersedia dipasaran tahun depan dan pastinya akan menggunakan desain USB Type-C.

Type USB

Berdasarkan typenya USB mengacu pada bentuk fisik, colokan dan soketnya (lubang colokan), terbagi menjadi type A, B dan C.
USB Type A












Dari ke dua gambar di atas, terlihat perbedaan  antara USB Type A versi 2.0 dengan versi 3.0. Secara fisik, warnanya berbeda. Versi 2.0 berwarna hitam sedangkan versi 3.0 berwarna biru muda. Pada perangkat elektronik selain warna yang berbeda, kadang diikuti juga oleh simbolnya masing-masing, seperti gambar berikut.



USB Type B
Konektor USB Type B berpasangan dengan konektor USB Type A pada sebuah kabel USB. Seperti yang sering kita gunakan pada printer atau scanner. Ujung kabel konektor USB Type B dicolokkan pada printer atau scanner, dan ujung kabel berupa konektor USB Type A dicolokkan pada laptop/PC.
Kabel USB Type B juga memiliki ukuran Standar, Mini dan Micro. Ketiga ukuran USB Type B ini digunakan secara luas saat ini.
USB Type C

Jenis Kabel Data

Kita sudah cukup akrab dengan istilah USB, HDMI, VGA, Mini USB atau MHL dan lain sebagainya. Namun ternyata banyak kita yang belum tahu art...